Total Tayangan Halaman

Jumat, 17 Oktober 2014

TUGAS SOFTKILL 2 (ETIKA PROFESI AKUNTANSI#)



1. JELASKAN APA YANG DIMAKSUD DENGAN ETHICAL GOVERNANCE !
Jawab :
Ethical Governance (Etika Pemerintahan) adalah Ajaran untuk berperilaku yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia. Dalam Ethical Governance (Etika Pemerintahan) terdapat juga masalah kesusilaan dan kesopanan ini dalam aparat, aparatur, struktur dan lembaganya. Kesusilaan adalah peraturan hidup yang berasal dari suara hati manusia.
Kesusilaan mendorong manusia untuk kebaikan akhlaknya, misalnya mencintai orang tua, guru, pemimpin dan lain-lain, disamping itu kesusilaan melarang orang berbuat kejahatan seperti mencuri, berbuat cabul dan lain-lain. Kesusilaan berasal dari ethos dan esprit yang ada dalam hati nurani. Kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul karena ingin menyenangkan orang lain, pihak luar, dalam pergaulan sehari-hari bermasyarakat, berpemerintahan dan lain-lain. Kesopanan dasarnya adalah kepantasan, kepatutan, kebiasaan, keperdulian, kesenonohan yang berlaku dalam pergaulan (masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara).

2. JELASKAN PERILAKU ETIKA DALAM PROFESI AKUNTANSI !
Jawab :

Akuntansi memegang peranan penting dalam ekonomi dan sosial karena setiap pengambilan keputusan yang bersifat keuangan harus berdasarkan informasi akuntansi. Keadaan ini menjadikan akuntansi sebagai suatu profesi yang sangat dibutuhkan keberadaanya dalam lingkungan organisasi bisnis. Keahlian-keahlian khusus seperti pengolahan data bisnis menjadi informasi berbasis komputer. Pemeriksa keuangan maupun  nonkeuangan, Penguasaan materi perundang-undangan perpajakan adalah hal-hal yang dapat memberikan nilai lebih bagi profesi akuntan.
Masyarakat pada umumnya berharap bahwa para akuntan dapat mematuhi standar dan sekaligus tata nilai yang berlaku dilingkungan profesi akuntan, sehingga masyarakat dapat mengandalkan kepercayaannya terhadap pekerjaan yang diberikan. Dalam hal ini, seorang akuntan dipekerjakan oleh sebuah organisasi atau KAP, tidak akan ada undang-undang atau kontrak tanggung jawab terhadap pemilik perusahaan atau publik.
Integritas: Setiap tindakan dan kata-kata pelaku profesi menunjukan sikap transparansi, kejujuran dan konsisten. Kerjasama: Mempunyai kemampuan untuk bekerja sendiri maupun dalam tim. Inovasi: Pelaku profesi mampu memberi nilai tambah pada pelanggan dan proses kerja dengan metode baru. Simplisitasi: Pelaku profesi mampu memberikan solusi pada setiap masalah yang timbul, dan masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana.


3. JELASKAN KODE ETIK PROFESI AKUNTANSI !
Jawab :
Kode Etik Akuntansi
            Kode Etik Akuntan merupakan norma perilaku yang mengatur hubungan auditor dengan klien, auditor dengan sejawat serta antar profesi dengan masyarakat . kode etik akuntan Indonesia digunakan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota baik yang berperan sebagai auditor, bekerja di lingkungan dunia usaha, bekerja pada instansi pemerintah maupun dunia pendidikan. Etika profesional bagi auditor di Indonesia dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia ( Sihwahjoni dan Gudono, 2000 ).

4. JELASKAN ETIKA DALAM AUDIT !
Jawab :
Etika dalam auditing adalah suatu prinsip untuk melakukan proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapaat diukur mengenai suatu entitas ekonomi untuk menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi yang dimaksud dengan kriteria-kriteria yang dilakukan oleh seorang yang kompeten dan independen.
Kepercayaan Publik
            Profesi akuntan memegang peranan yang penting dimasyarakat, di mana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung pada objektifitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib.
           Untuk menjadi independen, auditor harus secara intelektual jujur, bebas dari setiap kewajiban terhadap kliennya dan tidak mempunyai suatu kepentingan dengan kliennya baik merupakan manajemen perusahaan atau pemilik perusahaan. Kompetensi dan independensi yang dimiliki oleh auditor dalam penerapannya akan terkait dengan etika. Akuntan mempunyai kewajiban untuk menjaga standar perilaku etis tertinggi mereka kepada organisasi dimana mereka bernaung, profesi mereka, masyarakat dan diri mereka sendiri dimana akuntan mempunyai tanggung jawab menjadi kompeten dan untuk menjaga integritas dan obyektivitas mereka.

TUGAS SOFTKILL 2 (ETIKA PROFESI AKUNTANSI#)



1. JELASKAN APA YANG DIMAKSUD DENGAN ETHICAL GOVERNANCE !
Jawab :
Ethical Governance (Etika Pemerintahan) adalah Ajaran untuk berperilaku yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia. Dalam Ethical Governance (Etika Pemerintahan) terdapat juga masalah kesusilaan dan kesopanan ini dalam aparat, aparatur, struktur dan lembaganya. Kesusilaan adalah peraturan hidup yang berasal dari suara hati manusia.
Kesusilaan mendorong manusia untuk kebaikan akhlaknya, misalnya mencintai orang tua, guru, pemimpin dan lain-lain, disamping itu kesusilaan melarang orang berbuat kejahatan seperti mencuri, berbuat cabul dan lain-lain. Kesusilaan berasal dari ethos dan esprit yang ada dalam hati nurani. Kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul karena ingin menyenangkan orang lain, pihak luar, dalam pergaulan sehari-hari bermasyarakat, berpemerintahan dan lain-lain. Kesopanan dasarnya adalah kepantasan, kepatutan, kebiasaan, keperdulian, kesenonohan yang berlaku dalam pergaulan (masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara).

2. JELASKAN PERILAKU ETIKA DALAM PROFESI AKUNTANSI !
Jawab :

Akuntansi memegang peranan penting dalam ekonomi dan sosial karena setiap pengambilan keputusan yang bersifat keuangan harus berdasarkan informasi akuntansi. Keadaan ini menjadikan akuntansi sebagai suatu profesi yang sangat dibutuhkan keberadaanya dalam lingkungan organisasi bisnis. Keahlian-keahlian khusus seperti pengolahan data bisnis menjadi informasi berbasis komputer. Pemeriksa keuangan maupun  nonkeuangan, Penguasaan materi perundang-undangan perpajakan adalah hal-hal yang dapat memberikan nilai lebih bagi profesi akuntan.
Masyarakat pada umumnya berharap bahwa para akuntan dapat mematuhi standar dan sekaligus tata nilai yang berlaku dilingkungan profesi akuntan, sehingga masyarakat dapat mengandalkan kepercayaannya terhadap pekerjaan yang diberikan. Dalam hal ini, seorang akuntan dipekerjakan oleh sebuah organisasi atau KAP, tidak akan ada undang-undang atau kontrak tanggung jawab terhadap pemilik perusahaan atau publik.
Integritas: Setiap tindakan dan kata-kata pelaku profesi menunjukan sikap transparansi, kejujuran dan konsisten. Kerjasama: Mempunyai kemampuan untuk bekerja sendiri maupun dalam tim. Inovasi: Pelaku profesi mampu memberi nilai tambah pada pelanggan dan proses kerja dengan metode baru. Simplisitasi: Pelaku profesi mampu memberikan solusi pada setiap masalah yang timbul, dan masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana.


3. JELASKAN KODE ETIK PROFESI AKUNTANSI !
Jawab :
Kode Etik Akuntansi
            Kode Etik Akuntan merupakan norma perilaku yang mengatur hubungan auditor dengan klien, auditor dengan sejawat serta antar profesi dengan masyarakat . kode etik akuntan Indonesia digunakan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota baik yang berperan sebagai auditor, bekerja di lingkungan dunia usaha, bekerja pada instansi pemerintah maupun dunia pendidikan. Etika profesional bagi auditor di Indonesia dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia ( Sihwahjoni dan Gudono, 2000 ).

4. JELASKAN ETIKA DALAM AUDIT !
Jawab :
Etika dalam auditing adalah suatu prinsip untuk melakukan proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapaat diukur mengenai suatu entitas ekonomi untuk menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi yang dimaksud dengan kriteria-kriteria yang dilakukan oleh seorang yang kompeten dan independen.
Kepercayaan Publik
            Profesi akuntan memegang peranan yang penting dimasyarakat, di mana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung pada objektifitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib.
           Untuk menjadi independen, auditor harus secara intelektual jujur, bebas dari setiap kewajiban terhadap kliennya dan tidak mempunyai suatu kepentingan dengan kliennya baik merupakan manajemen perusahaan atau pemilik perusahaan. Kompetensi dan independensi yang dimiliki oleh auditor dalam penerapannya akan terkait dengan etika. Akuntan mempunyai kewajiban untuk menjaga standar perilaku etis tertinggi mereka kepada organisasi dimana mereka bernaung, profesi mereka, masyarakat dan diri mereka sendiri dimana akuntan mempunyai tanggung jawab menjadi kompeten dan untuk menjaga integritas dan obyektivitas mereka.

Kamis, 25 September 2014

TUGAS SOFTSKILL 1 (ETIKA PROFESI AKUNTANSI#)



TUGAS SOFTSKILL 1
ETIKA PROFESI AKUNTANSI#

SOAL :
1.      JELASKAN ETIKA SEBAGAI TINJAUAN :
a.       PENGERTIAN ETIKA
b.      PRINSIP – PRINSIP ETIKA
c.       BASIS TEORI ETIKA
d.      EGOISM

2.      DALAM MENCIPTAKAN ETIKA BISNIS ADA BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN, ANTARA LAIN IALAH PENGENDALIAN DIRI DAN PENGEMBANGAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL (SOCIAL RESPONSIBILITY) JELASKAN !

JAWAB :
1.
A.    ETIKA BERASAL DARI BAHASA YUNANI KUNO ETHIKOS YANG BERARTI  TIMBUL DARI KEBIASAAN. ETIKA MERUPAKAN CABANG ILMU FILSAFAT YANG MEMPELAJARI NILAI ATAU KUALITAS YANG MENJADI STUDI MENGENAI STANDAR DAN PENILAIAN MORAL. ETIKA MENCAKUP ANALISIS DAB PENERAPAN KONSEP SEPERTI, BAIK, BURUK DAN TANNGGUNG JAWAB.

B.     PRINSIP – PRINSIP ETIKA :
-          PRINSIP TANGGUNG JAWAB : PRINSIP INI BERSANGKUTAN BAGI PELAKU BISNIS PROFESIONAL, YAITU SEORANG YANG PROFESIONAL DENGAN SENDIRINYA AKAN BERTANGGUNG JAWAB.
-          PRINSIP KEADILAN : PRINSIP INI MENUNUTUT SEORANG YANG PROFESIONAL UNTUK TIDAK MERUGIKAN HAK DAN KEWAJIBAN ORANG LAIN DALAM MENJALANKAN PROFESINYA.
-          PRINSIP OTONOMI : PRINSIP YANG DITUNTUT OLEH KALANGAN PROFESIONAL TERHADAP DUNIA LUAR AGAR MEREKA DIBERI KEBEBASAN TERHADAP PROFESINYA.
-          PRINSIP INTEGRITAS MORAL : PRINSIP INI BERARTI MENGANGGAP SEORANG YANG PROFESIONAL MERUPAKAN ORANG YANG MEMILIKI INTEGRITAS MORAL YANG BAIK.

C.     BASIS TEORI ETIKA :
-          ETIKA TELEOLOGI, BERASAL DARI BAHASA YUNANI TELOS YANG ARTINYA TUJUAN. TELEOLOGI INI MENGUKUR TINDAKAN DALAM MENCAPAI TUJUAN DARI BAIK DAN BURUKNYA DAN MENGUKUR AKIBAT APA SAJA YANG AKAN TERJADI DARI TINDAKAN DALAM MENCAPAI TUJUAN TERSEBUT.
CONTOH ALIRAN TELEOLOGI : ETIKA ETIS DAN UTILIATARIANISME
-          ETIKA DEONTOLOGI YANG BERASAL DARI BAHASA YUNANI DEON YANG MEMILIKI ARTI KEWAJIBAN. DEONTOLOGI MEMANDANG SEBUAH DASAR YANG DI JADIKAN ACUAN BAIK ATAU BURUKNYA SUATU KEGIATAN ATAU PERBUATAN ADALAH KEWAJIBAN.
-          TEORI HAK YAITU TEORI HAK INI PALING SERING DIGUNAKAN DALAM KEGIATAN SEHARI – HARI DEWASA INI, DIMANA TEORI HAK INI MEMILIKI KETERKAITAN DENGAN ETIKA DEONTOLOGI YANG DI DALAMNYA TERDAPAT ASPEK KEWAJIBAN.
-          TEORI KEUTAMAAN, KEUTAMAAN INI MENGGAMBARKAN PERILAKU SESEORANG YANG TELAH DIPEROLEHNYA SEHINGGA MEMUNGKINKAN IA DAPAT BERPRILAKU BAIK SECARA MORAL.

D.    EGOISM ADALAH SUATU SIFAT YANG DIMILIKI SESEORANG DALAM MEMOTIVASI DIRINYA UNTUK MEMPERTAHANKAN CARA PANDANG TERHADAP SUATU HAL YANG DI ANGGAPNYA PENTING DAN BERMANFAAT. TETAPI EGOISM INI MEMILIKI NILAI NEGATIF DIMANA BIASANYA ORANG INI TIDAK MEMANDANG KEPENTINGAN DAN HAK ORANGLAIN DAN HANYA MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI.

2.      A. PENGENDALIAN DIRI DALAM MENCIPTAKAN ETIKA BISNIS, DALAM HAL BISNIS YANG DIMAKSUD PENGENDALIAN DIRI YAITU SEORANG PELAKU BISNIS HARUS MAMPU MENGENDALIKAN DIRINYA DALAM BERBISNIS, DIMANA MEREKA TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMANFAATKAN KELEMAHAN ORANGLAIN DALAM MEMPEROLEH KEUNTUNGAN DAN TIDAK DIPERBOLEHKAN MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DARI TINDAKAN YANG CURANG SEPERTI MENGINTERVENSI ORANG LAIN.
B. TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM MENCIPTAKAN ETIKA BISNIS, DALAM HAL BISNIS PELAKU BISNIS HARUS MEMILIKI RASA TANGGUNG JAWAB ATAU RASA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN SEKITARNYA TERMASUK DIDALAMNYA YAITU KEADAAN MASYARAKAT, TIDAK HANYA  BERTANGGUNG JAWAB DALAM BENTUK UANG TETAPI JUGA KEPADA HAL – HAL YANG LEBIH KONKRET.

Rabu, 25 Juni 2014

TUGAS SOFTSKILL BAHASA INGGRIS BISNIS 2 (MY OPINION)



  1. MY OPINION FOR THE TWO CANDIDATES

My opinion about the presidential candidate and vice presidential candidate prabowo one sort number – hatta, judging from the way the leadership of prabowo has advantages in assertiveness this is because he has a great military base this on balance by hatta rajasa has advantages in terms of the economy as it is known, he is a former Minister of economy coordinator

As for my opinion to pair number sort 2 i.e. jokowi – JK, I think jokowi has a good performance as a leader or leaders, can be seen from a quick performance in tackling existing problems and it is in balance by Jusuf Kalla who have peace in taking decisions and he also has the experience to be Vice President from 2004-2009.

  1. MY GOALS AFTER GRADUATING FROM GUNADARMA UNIVERSITY
My biggest goal after graduating from College this remarkable is actually able to be Governor of bank Indonesia, arguably being the main Director of the central bank in Indonesia. A bank that became the center of rotation of the rupiah in Indonesia.
To achieve the main objective after graduating and getting a degree in economics the first step I would do is to become an auditor in a tax accountant or bank in Indonesia. I want to become a senior auditor who has plenty of experience before becoming Governor of the bank Indonesia.
Next steps while working to become an auditor I want to pursue a graduate education even to doctoral level in gunadarma University campus utilizing the Assistant scholarships can be given on this campus. Then after becoming a senior auditor, at my age that to 27 I will apply for a devotion of heart that has been assigned by God Almighty.

  1. OPINION OF MY ENGLISH SKILLS
My opinion about my English skills, actually my English ability is not too good. When the actual pronunciation of the sentence to be honest in my English is not very good at all.
I myself have been learning English for 9 years of primary school to high school, so far I feel there is an increase in English-language.
In understanding my English pronunciation is quite understand but still having the kesulitas in answering the question in utter in English. So still have to exercise longer in many English pronunciations that I did to achieve a good and correct pronunciation in the working world.