Total Tayangan Halaman

Sabtu, 25 April 2015

AKUNTANSI INTERNASIONAL # BAB VII

BAB VII

  1. Apa yang dimaksud dengan indeks harga umum dan apa kegunaannya bagi pembaca laporan keuangan.
Jawab :
Index harga umum adalah suatu perubahan harga yang terjadi secara umum apabila rata-rata harga seluruh barang dan jasa dalam suatu perekonomian mengalami perubahan. Unit-unit moneter memperoleh keuntungan atau mengalami kerugian daya beli. Kenaikan harga secara keseluruhan disebut inflasi (inflation), sedangkan penurunan harga disebut deflasi (deflation). Kegunaan bagi pembaca laporan keuangan yaitu untuk menginterpretasikan  dan membandingkan kinerja operasi perusahaan yang dilaporkan dalam menghindari kegagalan penyesuaian data keuangan perusahaan terhadap perubahan daya beli unit moneter.
  1. Jelaskan secara singkat model daya beli tetap biaya historis dan model biaya kini. Apa persamaan dan perbedaan keduanya.
Jawab :
            Model daya beli tetap biaya historis adalah jumlah mata uang yang disesuaikan terhadap   perubahan tingkat harga umum (daya beli) yang biasa sebagai mata uang konstan, biaya          historis atau ekuivalen daya beli umum. Jumlah mata uang yang belum disesuaikan          sedemikian rupa disebut sebagai jumlah nominal.
Model biaya kini adalah usaha yang tidak dipengaruhi oleh inflasi umum, lebih dipengaruhi oleh kenaikan biaya operasi khusus dan pengeluaran aktiva tetap
Perbedaan :
            Model biaya kini berbeda dengan akuntansi konvensional dalam dua aspek utama yaitu
            (1) Aktiva tetap dinilai berdasarkan biaya kini bukan biaya historis.
            (2) Laba adalah jumlah sumber daya yang dapat didistribusikan oleh perusahaan dalam     suatu periode (tanpa pertimbangan komponen pajak).
            (3) Sedangkan pada biaya tetap, biaya historis tidak memiliki manfaat yang signifikan       apabila dibandingkan dengan biaya kini.
            Persamaan :
            Persamaan dari dua komponen tersebut terdapat pada laporan keuangan perusahaan yang melakukan pelaporan dalam mata uang perekonomian hiperinflasi, baik yang dinilai      dengan pendekatan historis ataupun biaya kini.
  1. Apa yang dimaksud dengan penyesuaian utang modal dan apa yang mendasarinya ?
Jawab :
Penyesuaian utang modal yaitu sebuah keuntungan yang terapat pada laba daya beli pemegang saham yang berasal dari permodalan utang dan merupakan tanda bahwa suatu perusahaan tidak perlu mengakui biaya tambahan dari aset operasional akibat dampak modal yang dibiayai oleh utang.
            Penyesuaian utang modal ini di dasari oleh pengaruh harga khusus terhadap aset non-        moneter perusahaan seperti contohmya beban penjualan, penyesuaian dan modal kerja         moneter. Penyesuaian utang modal menyatakan bahwa pengeluaran seperti beban            penjualan barang dan penyusutan tidak harus dikurangi untuk mengakui biaya penganti      dari aset tersebut, selama tidak diperoleh lewat utang. Jika diperoleh lewat utang, maka   “laba moneter” yang dihitung dengan indeks harga khusus (bukan umum) pun mestinya          mengalami kenaikan.
  1. Apa perbedaan akuntansi inflasi asing dengan akuntansi inflasi domestic?
Jawab :
Akuntansi Inflasi Asing adalah sebuah gambaran berbagai sistem akuntansi yang dirancang guna memperbaiki masalah yang berasal dari biaya historis akuntansi terhadap Inflasi. akuntansi perlengkapan Inflasi di Negara-Negara atau mengalami Inflasi Tinggi yang hiperinflasi.
Sedangkan Akuntansi Inflasi Domestik adalah sebuah inflasi yang seluruhnya diakibatkan oleh kesalahan dalam mengelola perekonomian baik disektor riil maupun disektor moneter didalam negeri oleh para pelaku ekonomi dan masyarakat.
  1. Apa yang dimaksud dengan Double-dip dalam akuntansi inflasi asing
Jawab :

Double-dip dalam akuntansi inflasi asing merupakan sebuah resesi yang diikuti dengan periode singkat dari pertumbuhan kemudian diikuti kembali dengan sebuah resesi yang disebabkan oleh tingkat pengangguran yang tinggi, krisis utang di Eropa, perlambatan perekonomian di China, industri pasar perumahan yang tertatih – tatih dan harga saham yang semakin menurun. Namun, halangan untuk melakukan pemulihan dari sektor luar negeri dan sektor domestik tetap ada.

AKUNTANSI INTERNASIONAL # BAB VI

BAB VI

  1. Bedakan antara proses translasi mata uang asing dan proses konversi mata uang asing.
Jawab :
            Translasi mata uang asing adalah Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu        mata uang ke mata uang lainnya. Sedangkan konversi antar mata uang asing adalah          pertukaran dari satu mata uang ke mata uang lain secara fisik. Perbedaannya yaitu         translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter, misalnya pada sebuah necara yang        dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang ke dalam nilai ekuivalen dolar AS. Tidak        ada pertukaran fisik yang terjadi, dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi. Sedangkan             konversi, memungkinkan adanya pertukaran fisik yang terjadi dan ada transaksi terkait      yang terjadi.
  1. Apakah perbedaan antara pasar spot, pasar forward dan pasar swap ? gambarkan setiap deskripsi anda dan berilah contoh !
            Jawab :
  1. Pasar Spot (Pasar Tunai) Pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta, dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai maksimal 2 hari kerja. Dalam pasar spot dibedakan atas 3 jenis transaksi, yaitu:
            Cash, dimana pembayaran satu mata uamg dan pengiriman mata uang lain diselesaikan      dalam hari yang sama, tom (kependekan dari tomorrow / besok), dimana pengiriman    dilakukan pada hari berikutnya, spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 24          jam setelah perjanjian.
            Contoh:
            Pada tanggal 22 desember 2004 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang        saku anaknya yang akan sekolah di luar negeri, maka seorang ayah tersebut dapat           menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan      membuat kesepakatan selling price pada tanggal tersebut. Apabila telah tercapai           kesepakatan selling price pada tanggal 22 desember 2004 adalah US$ 1 = Rp. 5.500,       maka perhitungannya:

            Jumlah rupiah yang dibutuhkan = US$ yang dibutuhkan x Selling Price
            = US$ 10.000 x Rp 5.500
            = Rp 55.000.000
            Maka untuk mendaparkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000 yang harus diserahkan   paling lambat tanggal 24 desember 2004. (2 x 24 jam)
  1. Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata uang. Kurs transaksi forward dimana akan diselesaikan telah ditentukan pada saat kedua belah pihak menyetujui kontrak untuk menjual dan membeli. Transaksi forward biasanya terjadi bila exportir, importir atau pelaku ekonomi lain terlibat dalam pasar valas harus membayar atau menerima sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu di masa mendatang.
            Contoh:
            Apabila perusahaan akan membutuhkan 1.000.000 mark jerman , 90 hari dari sekarang       untuk mengimpor barang dari jerman. Asumsikan bahwa perusahaan tersebut dapat          langsung membeli mark jerman untuk pengiriman langsung yaitu dari pasar spot dengan       kurs spot $ 0.50 per mark. Berdasarkan kurs spot ini maka perusahaan membutuhkan        $ 50.000 ($0.50 permark x 1.000.0000) namun perusahaan belum memiliki dan saat ini   juga untuk membeli mark perusahaan dapat menunggu 90 hari dan kemudian             menukarkan US$ dengan mark menurut kurs yang berlaku saat itu, tapi perusahaan tidak   mengetahui berapa kurs spot 90 hari dari seklarang. Maka dengan mengunci kurs,          perusahaan tidak perlu khawatir dengan adanya perubahan kurs spot 90 hari ke depan.
  1. Transaksi Swap melibatkan pembelian spot dan penjualan spot atau pembelian forward atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambail keuntungan darai tiangkat suku bungan yang lebih tinggi di suatu negara asing, sembari dalam kesempatan yang sama melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta asing.
            Contoh:
            Seandainya tinkat suku bunga di Amerika Serikat lebih tinggi dari di Swiss, maka para      investor Swiss dapat membeli dolar pada pasar spot dan menginvestasikannya dalam           surat berharga hutang yang berdenominasi dolar dengan pengembalian yang lebih tinggi,           seperti surat treasuri AS 6 bulan,. Namun demikian, dengn melakuakan hal tersebut,     investor Swiss tersebut akan kehilangan nilai relatifnya terhadap franc Swiss dalam       periade 6 bulan tersebut. Untuk melindungi diri dari kemungkinan ini, para investor             Swiss secara bersamaan dapat menjual dolar yang mereka harapkan untuk di terima           dalam 6 bulan dengan menggunakan kurs forward yang terjamin. Transaksi swap     semacam itu akan berjalan baik apabila perbedaan suku bunga antara AS dan Swiss lebih     besar dari pada diskonto kurs forward dolar ( yaitu perbedaan antara kurs spot dan kurs   forward 6 bulan dolar). Seiring berjalannya waktu, para pedagang mata uang akan        menghi langkan perbedaan ini, sehingga menimbulka paritas suku bunga.
  1. Apakah yang dimaksud dengan kurs saat ini, kurs historis dan kurs rata – rata dalam konteks translasi mata uang asing, nilai tukar mana yang meningkatkan keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing ? mana yang tidak ?
            Jawab :           
            a. Kurs kini (current) adalah kurs nilai tukar pada saat tanggal laporan keuangan.
            b. Kurs historis adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing          pertama kali diperoleh atau ketika suatu kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi.
            c. Kurs rata-rata adalah rata-rata sederhan atau tertimbang dari kurs nilai tukar kini atau     kurs nilai tukar historis.
            Dari tiga jenis kurs tersebut penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi laporan           keuangan dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing yaitu dari kenaikan            atau penurunan dalam equivalen dolar saldo mata uang asing yang timbul dari fluktuasi     kurs translasi antar periode pelaporan. Sedangkan pilihan kurs nilai tukar yang paling          tepat tidak terlalu jelas karena setiap mata uang dalam suatu waktu dipengaruhi oleh             beberapa jenis kurs nilai tukar.
  1. Apakah perbedaan antara keuntungan atau kerugian transaksi dengan keuntungan atau keVIgian translasi mata uang asing ?
            Jawab :
            Kedua hal tersebut memang harus dibedakan karena keduanya berasal dari sebab yang      berbeda karena keuntungan dan kerugian translasi dampak dari nilai tukar terhadap             rupiah. Keuntungan dan kerugian translasi ini menggambarkan sebuah peningkatan dan         penurunan ekuitas investasi asing dalam mata uang domestik, sedangkan keuntungan dan      kerugian transaksi timbul akibat selisih kurs. Keuntungan dan kerugian transaksi            disajikan dalam bentuk laporan Laba Rugi pada tahun yang bersangkutan, dan di             gambarkan pada pos keuntungan dan kerugian transaksi mata uang asing.Transaksi mata   uang asing terjadi pada saat suatu perusahaan membeli atau menjual barang, dengan    pembayaran yang dibuat dalam mata uang asing atau ketika perusahaan meminjam atau        meminjamkan mata uang asing. Translasi  diperlukan untuk mempertahankan catatan    akuntansi dalam mata uang perusahaan pelapor.
  1. Pada kondisi bagaimana translasi mata uang asing memengaruhi inflasi asing ?
            Jawab :
            Translasi mata uang asing dapat memengaruhi inflasi asing pada saat penggunaan kurs       kini dalam mentranslasikan biaya perolehan aktiva non – moneter yang memiliki lokasi            di lingkungan berinflasi. Hal ini pada akhirnya menyebabkan nilai ekuivalen pada mata    uang domestic yang nilainya jauh lebih rendah daripada dasar pengukuran awalnya. Kemudian disaat yang bersamaan laba yang ditranslasikan akan memiliki nilai yang jauh             lebih besar yang disebabkan beban depresiasi yang juga lebih besar.


AKUNTANSI INTERNASIONAL # BAB V

BAB V

  1. Jelaskan dengan singkat perbedaan antara patokan akuntansi dan pengungkapan akuntansi. dari kedua proses pelaporan tersebut, menurut anda manakah yang menjanjikan kemajuan inovatif untuk 10 tahun kedepan ? mengapa ?
            Jawab :
            Pengungkapan merupakan aspek kualitatif dan hanya dapat di nilai oleh para ahli di           bidangnya. Sedangkan dalam patokan akuntansi hanya sebatas informasi murni yang    belum di olah menjadi informasi yang siap di gunakan. jadi pengungkapan menjadi lebih        penting, karena tanpa pengungkapan informasi menjadi tidak akan berguna.
            Yang menunjukan kemajuan inovatif yang besar selama 10 tahun mendatang adalah             pengungkapan akuntansi, karena meskipun praktik pengungkapan saat berbeda- beda        disetiap negara, tetapi sekarang perlahan mulai timbul kemiripan (konvergensi) dengan        cara sukarela mengadopsi standart pelaporan keuangan internasional (IFRS) atau GAAP         Amerika Serikat, mematuhi ketentuan pasar bursa efek dan badan regulator domestik dan            luar negeri memberikan respon terhadap berbagai permintaan informasi yang diajukan   para investor dan analisis.
  1. Mengapa perusahaan multinasional bertanggung jawab atas kelompok masyarakat tertentu daripada kelompok investor tradisional.
Jawab :
            Perusahaan multinasional bertanggung jawab atas kelompok masyrarakat tertentu karena   perusahaan multinasional tidak hanya sebagai penyedia accountability kepada para       penyedia modal melainkan     juga menjawab keingingn-keinginan material dari masyarakat, pencitraan pun diperlukan guna menjaga nama baik perusahaan, publikasi dan pembangunan image yang baik dapat menarik minat para calon investor baru,             menganut konsep kepuasan konsumen merupakan going concern bagi perusahaan
  1. Apa perbedaan antara pengungkapan sukarela dan pengungkapan yang diperintahkan ? berikan 2 penjelasan untuk perbedaan praktik pengungkapan yang diperintahkan oleh manajer.
Jawab :
Pengungkapan sukarela merupakan sebuah cara pengungkapan yang dilakukan oleh organisasi di luar apa yang diwajibkan oleh standar akuntansi atau peraturan yang dibuat badan pengawas. Dengan kebersediaan manajemen dalam pengungkapan sukarela ini, tingkat pengungkapan wajib yang dapat ditetapkan dapat diarahkan ke tingkat wajar atau bahkan memadai tidak perlu penuh.
            Sedangkan engungkapan yang diperintahkan merupakan sejumlah aturan, atau sebuah             pengungkapan oleh organisasi melalui lembaga yang berwenang. Seperti aturan akuntansi dan pengungkapan, dan pengesahan oleh pihak ketiga (seperti auditing) dapat   memperbaiki berfungsinya pasar. Aturan akuntansi mencoba mengurangi kemampuan manajer dalam mencatat transaksi-transaksi ekonomi dengan cara yang tidak mewakili       kepentingan terbaik pemegang saham. Aturan pengungkapan menetapkan ketentuan-       ketentuan untuk memastikan bahwa para pemegang saham menerima informasi yang         tepat waktu, lengkap dan akurat.
  1. Mengapa perkiraan pendapatan dan laba relatif tidak sama ?
            Jawab :
            Adanya perbedaan yang terjadi antara pendapatan dan laba hal ini disebabkan perkiraan    pendapatan hanya rekening untuk mencatat pendapatan perusahaan. Sedangkan laba     relatif adalah selisih antara jumlah keseluruhan pendapatan dan jumlah keseluruhan biaya         dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan angka relative yang didasari alasan     angka laba tersebut lebih representatif dibandingkan laba absolute yang dapat digunakan         para pemakai laporan dalam mengambil keputusan ekonomi yang sesuai dengan             kepentingannya. Serta laba adalah sebuah ukuran yang digunakan oleh organisasi dalam    menilai keberhasilan dari pencapaian target yang telah di tetapkan oleh pihak manajemen.
  1. Apakah yang dimaksud dari pengelolaan perusahaan ? perusahaan yang terdaftar dibeberapa Negara diminta untuk mengungkapkan informasi tentang praktik pengelolaan perusahaan mereka. Mengapa investor dan analis berpendapat jika informasi tersebut sangat berguna ?
            Jawab :
            Pengelolaan perusahaan merupakan rangkaian proses, pembentukan kebijakan dan aturan yang akan di laksanakan sebuah organisasi, serta organisasi yang memengaruhi proses     pengarahan, pengelolaan sampai pengontrolan suatu organisasi atau korporasi. Proses             pengelolaan perusahaan juga mencakup hubungan antara pemegang kepentingan seperti             (stakeholder) yang terlibat dan tujuan diadakannya  pengelolaan perusahaann. Pihak     utama yang terlibat dalam perusahaan adalah pemegang saham, manajemen, dan dewan             direksi.
            Perusahaan diminta untuk mempublish informasi tentang praktik pengelolaan perusahaan mereka karena informasi tentang praktik pengelolaan perusahaan hubungan yang cukup     erat dengan alat-alat internal yang digunakan pada proses menjalankan dan           mengendalikan sebuah perusahaan. tanggung jawab, akuntabilitas dan hubungan di antara             para pemegang saham, anggota dewan dan para manajer yang dirancang untuk mencapai      tujuan perusahaan.

            Investor dan analis menganggap informasi tersebut sangat berguna karena informasi          tersebut digunakan untuk memastikan perilaku pengelolaan yang tertata dengan baik pada             perusahaan dan melindungi kepentingan pemegang saham. Fokus utama lain adalah             efisiensi ekonomi yang menyatakan bahwa sistem tata kelola perusahaan harus ditujukan             untuk mengoptimalisasi hasil ekonomi, dengan penekanan kuat pada kesejahteraan para        pemegang saham. Ada pula sisi lain yang merupakan subjek dari tata kelola perusahaan.

Senin, 16 Maret 2015

AKUNTANSI INTERNASIONAL (TUGAS BAB IV)


BAB IV
AMERIKA & ASIA
            Dalam materi ini akan dibahas mengenai sistem akuntansi di 5 negara, yaitu 2 negara di benua Amerika  (Amerika Serikat dan Meksiko)dan 3 negara di Benua Asia (India, China, dan Jepang). Alasan menggunakan kelima negara tersebut antara lain, Amerika dan Jepang merupakan 2 negara dengan tingkat perkembangan ekonomi yang tinggi, menjadi pusat  perekonomian dan negara pendiri Komite Standart  Akuntansi Internasional (IASB – International Accounting Standart Board). Sementara Meksiko, India dan China merupakan negara dengan perekonomian yang baru”muncul”.  Selain itu, sistem akuntansi di Meksiko memiliki bentuk yang hampir serupa dengan akuntansi dinegara-negara latin lainnya. Sedangkan China merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia dan perekonomiannya berubah dari perekonomian terpusat menjadi market-oriented. Begitu juga dengan negara India yang merupakan negara dengan populasi terbesar kedua setelah China.
LIMA SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN NASIONAL
AMERIKA SERIKAT
Regulasi  dan Pelaksanaan Akuntansi
            Sistem  akuntansi di Ameriak Serikat bersifat Common Law dan diatur oleh sektor khusus Dewan Standart  Akuntansi Keuangan (Financial Accounting Standard Board- FASB), namun untuk kewenangannnya dibawah SEC ( Securities and Exchange Commisson). Yaitu, SEC memiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan standart akuntansi dan laporan perusahaan publik akan tetapi bergantung pada sektor swsta dalam penerapan standardisasi tersebut.  FASB dibentuk pada tahun 1973 dan pada Desember 2006 telah mengeluarkan Laporan Standart Akuntansi Keuangan 158 ( 158 Statement of Financial Accounting Standards-SFASs) dengan tujuan  untuk menyediakan informasi yang berguna untuk para investor baik yang telah maupun yang berpotensi menjadi investor, kreditor, dan lainnya yang memutuskan untuk mengembil kredit, investasi dsb.
            Prinsip Akuntansi yang Berlaku umum (Generally Accepted Accounting Principles- GAAP) terdiri atas seluruh standar akuntansi keuangan, peraturan, dan regulasi yang harus dipatuhi dalam mempersiapkan laporan keuangan dengan komponen utama dari GAAP ini adalah SFASs.  Pada tahun 2002 FASB dan IASB menandatanganiNorwalk Agreement dengan tujuan untuk menghilangkan perbedaan yang muncul diantara standardisasi mereka serta mengkoordinasikan agenda pengaturan standardisasi sehingga permasalahan utama yang muncul dapat diselesaikan bersama. Pada tahun yang sama , 2002, ditandatangani UU Sarbanes-Oaxley Actyang secara signifikan memperluas persyaratan AS dalam perusahaan pemerintah, penjelasan, dan laporan serta regulasi proesi audit.
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan di Amerika Serikat meliputi:
1.      Laporan Manajemen
2.      Laporan auditor independen
3.   Laporan Keuangan Primer (Laporan Laba-Rugi, neraca, laporan arus kas, laba-rugi komprehensif, perubhan ekuitas pemegang saham)
4.      Diskusi manajemen dan analisa hasil operasional  dan kondisi keuangan
5.      Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laoran keuangan
6.      Catatan atas laporan keuangan
7.      Perbandingan data keuangan selama 5 atau 10 tahun
8.      Data triwulan terpilih

Patokan Akuntansi
o    Penggabungan bisnis dihitung seprti sebuah pembelian
o    Goodwill dikapitalisasi sebagai selisih antara harga pasar yang dipertimbangkan dengan harga pasar dibwah aet bersih yang diperoleh
o    Aset berwujud dan tidak berwujud  inilai dengan harga perolehan
o    Persediaan menggunakan metode FIFO, LIFO dan average
o    LIFO digunakan untuk tujuan kepentingan pajak
o    Penyesuaian mata uang asing megikuti  persyaratan dari SFASs no.52 yang berdsarkan pada tambahan fungsional mata uang asing untuk menentukan metodologi penyesuaian pertukaran mata uang asing
o    Penyusutan dan amorrtisasi  ditentukaan dengan estimasi umur ekonomis
o    Biaya penelitian dan pengembangan dibebankan saat terjadinya

MESIKO
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Sistem akuntansi negara Meksiko adalah Code Law, dan standardisasi akuntansinya dikeluarkan oleh Council for Research  and Development of Financial Information Standards (Consejo Mexicano Para La  Investigacion y Dessarollo de Normas de Informacion  Financiera – CINIF). Untuk standardsasi proses audit dikeluarkan olehMexican Institute of Public Accountants (Instituto Mexicano de Contadores Publicos) melalui Auditing standards and Procedures Commision. Sistem akuntansi di Meksiko menggunakan pendekatan sistem Inggris-Amerika atau Anglo-Saxon, daripada pendekatan Eropa Kontinental. Prinsip akuntansi di Meksiko tidak membedakan antara perusahaan besar  dan kecil serta dapat diaplikasikan ke semua bidang bisnis.
Laporan Keuangan
Laporan keuangan di Meksiko harus disesuaikan dengan tingkat inflasi yang terjadi, dan harus meliputi:
1.      Neraca
2.      laporan Laba-Rugi
3.      Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
4.      Laporan perubahan posisi keuangan
5.      Catatan, merupakan bagian yang melengkapi laporan perubahan posisi keuangan, yang meliputi antara lain :
o    Kebijakan akuntani pada perusahaan
o    Ketersediaan material
o    Komitmen untuk pembelian saham substansial atau dibawah hak kontrak
o    Penjelasan mendetail mengenai utang jangka panjang dan kurs mata uang asing
o    Batasan Dividen
o    Jaminan
o    Rencana pensiun pegawai
o    Transaksi  dengan perusahaan sejawat
o    Pajak






Patokan Akuntansi
o    Bisnis gabungan menggunakan metode pembelian
o    Goodwill  merupakan kelebihan harga pembelian terhadap nilai sekarang aset bersih yang didapatkan
o    Aset berwujud/ tidak berwujud didepresiasi / diamortisasi  berdasarkan masa manfaatnya (biasanya tidak lebih dari 20tahun)
o    Biaya penelitian dibebankan saat terjadinya, dan biaya pengembangan dikapitalisasi dan diamortisasi saat kemungkinan teknoligi hadir
o    Sewa guna usaha termasuk ke dalam financial lease atau operational lease
o    Kerugian bersyarat diakui ketika mungkin terjadi dan dapat diukur
o    Cadangan tak terduga tidak dapat diterima oleh GAAP Meksiko
o    Pajak tangguhan disediakan dengan menggunakan metode kewajiban

SISTEM AKUNTANSI NASIONAL JEPANG
            Pembukuan dan laporan keuangan Jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh domestic dan internasional. Dua agensi pemerintahan yang terpisah memiliki tanggung jawab regulasi akuntansi dan terdapat pengaruh yang lebih jauh lagi dari undang-undang pajak penghasilam perusahaan Jepang.
            Akuntansi dan pelaporan keuangan di Jepang mencerminkan gabungan berbagai pengaruh domestic dan internasional. Dua badan pemerintah yang terpisah bertanggung jawab atas regulasi akuntansi dan hokum pajak penghasilan perusahaan di Jepang memiliki pengaruh lebih lanjut juga. Pada paruh pertama abad ke- 20, pemikiran akuntansi mencerminkan pengaruh Jerman; pada paruh kedua, ide- ide dari AS yang berpengaruh. Akhir- akhir ini, pengaruh Badan Standart Akuntansi Internasional mulai dirasakan dan pada tahun 2001 perubahan besar terjadi dengan pembentukan organisasi sector swasta sebagai pembuat standar akuntansi.
Perusahaan – perusahaan Jepang saling memiliki ekuitas saham satu sama lain, dan sering kali bersama- sama memiliki perusahaan lain. Investasi yang saling bertautan ini menghasilkan konglomerasi industri yang meraksasa yang disebut sebagai keiretsu.
            Modal usaha keiretsu ini sedang dalam perubahan seiring dengan reformasi structural yang dilakukan Jepang untuk mengatasi stagnasi ekonomi yang berawal pada tahun 1990- an. Krisis keuangan yang mengikuti pecahnya ekonomi gelembung Jepang juga mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh atas pelaporan keuangan Jepang. Jelas terlihat bahwa banyak praktik akuntansi menyembunyikan betapa buruknya perusahaan jepang. Suatu perubahan besar dalam akuntansi diumumkan pada akhir tahun 1990- an untuk membuat kesehatan ekonomi perusahaan- perusahaan Jepang menjadi semakin transparan dan membawa Jepang lebih dekat dengan standar internasional.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Pemerintah nasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntansi Jepang. Regulasi akuntansi berdasarkan pada tiga badan hukum undang-undang perusahaan, undang-undang pajak penghasilan perusahaan. Ketiga badan hukum tesebut saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain. Praktisi terkemuka Jepang menggambarkan situasi tersebut sebagai “sistem legal triangular”.
            Pemerintah nasional memiliki pengaruh paling signifikann terhadap akuntansi di Jepang. Regulasi akuntansi didasarkan pada tiga undang- undang: Hukum Komersial, Undang- undang Pasar Modal dan Undang- undang Pajak Penghasilan Perusahaan. Ketiga hokum tersebut berhubungan dan berkaitan satu sama lain. Seseorang peneliti Jepang menyebut keadaan tersebut sebagai “Sistem Hukum segitiga”.
Hukum Komersial diatur oleh Kementrian Kehakiman (MOJ). Hukum tersebut merupakan inti dari regulasi akuntansi di Jepang dan yang paling memiliki pengaruh besar. Seluruh perusahaan yang didirikan menurut Hukum Komersial diwajibkan untuk memenuhi provisi akuntansi, yang dimuat dalam “ aturan- aturan menyangkut neraca, laporan laba rugi , laporan usaha, dan skedul pendukung perusahaan dengan
kewajiban terbatas. Perusahaan milik publik harus memenuhi ketentuan lebih lanjut dalam Undang- undang Pasar Modal (Securities and Exchange Law – SEL) yang diatur oleh Kementrian Keuangan. SEL dibuat berdasarkan Undang – undang Pasar Modal AS dan diberlakukan terhadap Jepang oleh Amerika Serikat selama masa pendudukan AS setelah Perang Dunia II. Tujuan utama SEL adalah untuk
memberikan informasi dalam pengambilan keputusan investasi. Dewan Pertimbangan Akuntansi Usaha ( Business Accounting Deliberation Council – BADC ) merupakan lembaga penasehat khusus bagi Kementrian Keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi sesuai dengan SEL. BADC diangkat oleh Kementrian Keuangan dan bekerja paruh waktu. Mereka berasal dari kalangan akademis, pemerintahan, lingkaran bisnis serta anggota Institut Akuntan Publik bersertifikat di Jepang (Japan Institut Of Certified Accountants – JICPA). (Anggota BADC memiliki latar belakang akuntansi, berbeda dengan latar belakang hokum untuk individu yang bekerja dalam masalah-masalah Hukum Komersial pada Kementrian kehakiman.) BADC didukung oleh organisasi penelitian yang dikenal sebagai Institut Penelitian Keuangan Perusahaan (Corporate Finance Research Institut).
            JICPA merupakan organisasi profesi CPA di Jepang. Seluruh CPA harus menjadi anggota JICPA. Selain menyediakan tuntunan dalam pelaksanaan suatu audit, JICPA menerbitkan tuntunan implementasi dalam masalah- masalah akuntansi dan melakukan konsultasi dengan BADC dalam mengembangkan standar akuntansi. Standar auditing yang diterima secara umum (mirip yang ada di Amerika Serikat ), lebih disebarluaskan oleh BADC daripada oleh JICPA.

Laporan Keuangan
Perusahaan yang bergabung dibawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat para pemegang saham, yaitu isinya antara lain:
1. Neraca
2. Laporan laba rugi
3. Laporan atas perubahan ekuitas pemegang saham
4. Laporam bisnis
5. Jadwal terkait.
            Catatan yang melengkapi neraca dan laporan laba rugi menggambarkan kebijakan akuntansi dan menyediakan tambahan lain, seperti pada Negara-negara lain. Laporan bisnis berisikan ringkasan system bisnis dan pengendalian internal mereka, serta informasi mengenai operasional, posisi keuangan, dan hasil operasional. Beberapa jadwal pendukung juga dibutuhkan, tetapi terpisah dari catatan, yaitu:
  • Perubahan pada obligasi dan utang jangka pendek dan panjang
  • Perubahan pada aktiva tetap dan akumulasi penyusutan
  • Asset yang dijaminkan
  • Jaminan utang
  • Perubahan pencadangan
  • Jumlah dari dan untuk pemegang saham
  • Kepemilikan ekuitas dalam anak perusahaan serta jumlah saham anak perusahaan
  • Penerimaan dari anak perusahaan
  • Transaksi dengan direktur, auditor berwenang, pemegang saham dan pihak ketiga yang menghasilkan konflik kepentingan
  • Pembayaran gaji kepada direktur dan auditor berwenang
Informasi tersebut disiapkan untuk satu tahun pada dasar induk perusahaan dan diaudit oleh auditor yang berwenang. Undang-undang perusahaan tidak membutuhkan laporan arus kas atau dana.
            Perusahaan yang terdaftar juga harus mempersiapkan laporan keuangan berdasarkan undang-undang pertukaran dan sekuritas, yang secara umum membutuhkan dasar laporan yang sama seperti undang-undang peusahaan ditambah laporan arus kas dan dana. Perkiraan arus kas untuk enam bulan ke depan juga dimasukkan sebagai informasi tambahan dalam dokumen bersama FSA. Informasi perkiraan lainnya juga dilaporkan, seperti perkiraan investasi modal baru dan tingkat produksi serta aktivitas. Secara keseluruhan, jumlah laporan perkiraan perusahaan di Jepang cukup ekstensif. Bagaimanapun, informasi ini dilaporkan dalam dokumen berwenang dan jarang muncul pada laporan tahunan para pemegang saham.
Patokan Akuntansi  
            Undang-undang perusahaan membutuhkan perusahaan besar untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan. Sebagai tambahan, perusahaan yang terdaftar harus mempersiapkan laporan keuangan gabungan di bawah undang-undang pertukaran sekuritas. Akun perusahaan pribadi merupakan dasar bagi laporan gabungan, dan prinsip akuntansi yang sama normalnya digunakan pada kedua tingkatan.
            Hukum Komersial mewajibkan perusahaan- perusahaan besar untuk menyusun laporan konsolidasi. Selain itu, perusahaan yang mencatatkan saham harus menyusun
laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan SEL. Kebanyakan prakrik akuntansi yang sebelumnya dijelaskan dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari Perubahan Besar dalam Akuntansi seperti yang disebutkan sebelumnya. Perubahan – perubahan terakhir ini meliputi : (1) mengharuskan perusahaan yang mencatatkan sahamnya untuk membuat laporan arus kas; (2) memperluas jumlah anak perusahaan yang dikonsolidasikan berdasarkan kendali yang dimiliki dan bukan persentase kepemilikan; (3) memperluas jumlah perusahaan afiliasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas berdasarkan pengaruh signifikan dan bukan pada persentase kepemilikan; (4) menilai investasi dalam surat berharga sebesar harga pasar dan bukan harga perolehan; (5) provisi penuh atas kewajiban tangguhan; dan (6) akrual penuh atas pension dan kewajiban pensiun lainnya. Akuntansi di Jepang sedang dibentuk ulang agar sesuai dengan IFRS

SISTEM AKUNTANSI NASIONAL CINA
            Cina memiliki seperempat popular dunia, dan reformasi orientasi pasarnya membantu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cepat. Ekonomi CIna saat ini digambarkan sebagai ekonomi hybrid, dimana Negara mengontrol komoditas dan industry strategis, sementara industry lainnya, seperti epdangan dan sektor swasta, ditumbuhkan dengan sistem yang berorientasi pada pasar.
            Pada Akhir tahun 1970-an, para pemimpin Cina mulai untuk Mengubah ekonomi mulai dari perencanaan pusat bergaya soviet menjadi lebih berorientasi pasar tetapi masih berada di bawah kendali partai komunis. Akuntansi di Cina memiliki Sejarah yang Panjang. Berfungsinya akuntansi dalam hal pertanggung jawaban dapat dilacak jauh ke belakang hingga tahun 2200 SM selama Dinasti Hsiu dan sejumlah dokumen menunjukkan bahwa akuntansi digunakan untuk mengukur kekayaaan dan membandingkan pencapaian di kalangan bangsawan dan Putri-Putri pada dinasti Xia (tahun 2000-1500 SM). Konfusius Muda ( 551-479 SM ) dulunya pernah menjadi seorang manajer gudang dan tulisanya menebutkan bahwa pekerjaannya meliputi akuntansi yang seharusnya – membuat catatan penerimaan dan pengeluaran setiap harinya. Diantara ajaran-ajaran Konfusius terdapat keharusan untuk memelihara sejarah dan catatan akuntansi dipandang sebagai bagiaian dari sejarah tersebut.    Karakteristik utama akuntansi di Cina saat ini berasal dari pendirian Republic Rakyat Cina pada tahun 1949. Cina menerapkan suatu perekonomian terencana yang sangat terpusat, yang mencerminkan prinsip-prinsip Marxisme dan pola-pola yang dianut Uni Soviet dimana Negara mengendalikan hak untuk menggunakan dan distribusi seluruh alat produksi dan memberlakukan perencanaan dan kendali yang kaku atas perekonomian.
            Pelaporan Keuangan Cukup sering dilakukan dan lengkap. Cirri utamanya adalah orientasi mana jemen dana, yang mana dana diartikan sebagai property, barang, dan
material yang digunakan selama proses produksi.
            Perekonomian Cina saat ini paling tepat disebut sebagai perekonomian Hibrid       (Campuran), dimana Negara mengendalikan komoditas dan industri yang strategis, sementara industri lain serta sektor komersial dan swasta, diatur oleh system yang berorientasi kepada pasar. Dengan adanya reformasi ekonomi dimana mencakup privatisasi,termasuk pengalihan perusahaan milik Negara menjadi perusahaan perseroan yang mengeluarkan saham, aturan akuntansi yang baru telah dikembangkan bagi perusahan-perusahaan yang baru diprivatisasikan dan perusahaan-perusahaan independent dengan kewajiban terbatas, serta badan usaha milik asing seperti
peusahaan patungan.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Undang-undang akuntansi, terakhir kali diubah pada tahun 2000, mencakup semua perusahaan dan organisasi, termasuk semua yang tidak dipegang atau diatur oleh Negara. The State Council/Dewan Pemerintah juga mengeluarkan Aturan Pelaporan dan Akuntansi Keuangan Perusahaan.
            Hukum akuntansi, yang diamandemenkan pada tahun 2000, mencakup seluruh perusahaan dan organisasi, termasuk yang tida dimiliki dan tidak dikendalikan oleh Negara. Dewan Negara (satuan Eksekutif yang berhubungan dengan Kabinet) Juga telah mengeluarkan aturan Pelaporan dan Akuntansi Keuangan bagi Perusahaan (Financial Accounting and reporting Rules for Enterprises- FARR). FARR ini berfokus pada pencatatan buku, penyusunan laporan keuangan, pelaporan praktik, dan masalah-masalah akuntansi keuangan dan peaporan lainya. FARR Berlaku untuk seluruh perusahaan selain perusahaan yang sangat kecil yang tidak memperoleh dana dariluar, Kementrian keuangan, yang dawasi oleh Dewan Negara, merumuskan standar akuntansi dan auditing. Pada tahun 1992 Menteri keuangan mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Perusahaan Bisnis ( Accounting Standards For Busines Enterprises- ASBE). ASBE yang baru diterbitkan pada tahun 2001.
            Komite Standar Akuntansi Cina ( China Accounting Standards Committee-CASC) didirikan pada tahun 1998 sebagai badan berwenang dibawah kementrian keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan Standar akuntansi.
Sistem akuntansi di cina untuk perusahaan bisnis:
  • Prinsip dasar : Kelangsungan Usaha, Substansi Mengungguli bentuk, konsistensi, ketepatan waktu, dapat dipahami dasar akrual, penyandingan, kehati-hatian,
    materialitas penurunan nilai.
  • Definisi Elemen : aktiva, Kewajiban Ekuitas pemilik, Pendapatan, beban, laba
  • Klasifikasi dan prinsip untuk pengakuan dan pengukuran: aktiva kewajiban atau ekuitas.
  • Prinsip untuk pengakuan pendapatan dan beban dan klasifikasinya.
  • Isi laporan keuangan dan akuntansi.
Pelaporan Keuangan
Periode pembukuan diminta sesuai dengan kalender tahunan. Ladariporan keuangan terdiri atas:
1. Neraca
2. Laporan laba rugi
3. Laporan arus kas
4. Laporan perubahan ekuitas
5. Catatan
            Laporan tambahan dibutuhkan untuk pengungkapan penurunan nilai asset, perubahan pada struktur modal, apropriasi laba, dan bisnis, dan segmen geografis. Catatan mencakup sebuah laporan kebijakan akuntansi. Ketika diterapkan, mereka membahas masalah tersebut sebagai suatu kwajiban bersyarat, peristiwa setelah tanggal neraca, dan transaksi dengan pihak-pihak yang bersangkutan. Laporan keuangan harus digabungkan, bersifat perbandingan, di Cina  dan diungkapkan dengan mata uang Cina, Renminbi. Laporan keuangan tahunan harus diaudit oleh CPA Cina. Perusahaan yang terdaftar harus menilai pengendalian internal mereka dan terlibat dengan auditor dari luar guna mengevaluasi pengendalian dan pendapat atas laporan penilaian diri. Neraca triwulan, laporan laba, dan catatan dibutuhkan untuk semua perusahaan yang terdaftar.
Patokan Akuntansi
            Penggabungan usaha dicatat menggunakan metode pembelian. Goodwill adalah perbedaan antara biaya dan harga pasar asset dan kewajiban yang diakuisisi. Perbedaan ini diuji untuk tes penurunan tahunan. Metode ekuitas digunakan bagi investasi dalam rekanan, semua hal menyangkut dengan investee memiliki pengaruh yang signifikan. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung usaha gabungan(joint ventures). Semua cabang tergabung dan di bawah kendali induk perusahaan. Laporan keuangan untuk cabang perusahaan di luar negeri dialihbahasakan berdasarkan lingkungan ekonomi utama di mana perusahaan ini beroperasi. Jika lingkungan lokal (luar negeri), neraca dialihbahasakan pada nilai tukar akhir tahun, laporan laba rugi dikonversikan pada nilai tukar rata-rata tahunan, dan konversi yang berbeda juga ditunjukkan pada ekuitas. Jika berada di lingkungan induk perusahaan, poin-poin moneter diterjemahkan pada nilai tukar akhir tahun, poin non-moneter diterjemahkan pada nilai tukar yang sesuai dengan tanggal transaksi, dan pendapatan serta beban diterjemahkan pada nilai tanggal transaksi (atau periode nilai rata-rata pasti). Perbedaan konversi juga terjadi pada laba.
SISTEM AKUNTANSI NASIONAL INDIA
            India berada di belahan benua Asia Selatan, dengan Pakistan di sebelah barat, Cina, Nepal dan Bhutan di sebelah utara, dan Bangladesh sebelah timur. Dari tahun 1947 sampai akhir 1970-an, ekonomi India digolongkan dengan bergaya program sosial pemerintah terpusat dan industry pengganti barang impor. Produksi ekonomi telah berubah dari pertanian, kehutanan, perikanan, dan manufaktur tekstil dengan beragam industry berat dan transportasi. Akan tetapi, kurangnya persaingan berakibat pada rendahnya kualitas produk dan inefisiensi dalam produksi. Menghadapi krisis ekonomi, pemerintah mulai melaksanakan ekonomi terbuka pada tahun 1991. Reformasi ekonomi pasar diadopsi sejak saat itu, termasuk privatisasi industri pemerintah, pembebasan investasi asing dan rezim bursa, pengurangan tarif dan hambatan  perdagangan lainnya, perubahan dan modernisasi sector keuangan, penyesuaian kekuasaan pemerintah secara signifikan dan kebijikan fiscal, serta penjagaan hak intelektual. Akan tetapi, sebagian besar industry berat masih dimiliki pemerintah, dan tariff tinggi serta membatasi investasi asing langsung masih terjadi, sector jasa telah terbukti menjadi sector india yang paling dinamis pada saat itu, dimana telekomunikasi dan teknologi informasi memiliki pertumbuhan yang pesat. Kebanyakan pengamat sepakat bahwa perubahan lebih jauh dan investasi modal tambahan dalam infrastruktur lebih dibutuhkan supaya india menjadi pemain ekonomi terpandang.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Pelaporan keuangan ditujukan pada saat presantasi wajar dan ada profesi akuntansi independen yang mengatur standar akuntansi dan proses audit. Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di India adalah lembaga hukum dan profesi akuntansi. Penetapan lembaga pertama diatur dalam undang-undang tahu 1857, dan hukum pertama berhubungan dengan pemeliharaan dan pemeriksaan catatan akuntansi yang telah dilaksanakan tahun 1866, bersama dengan kualifikasi resmi auditor pertama. Keduanya belandasan hukum inggris.
            Akta perusahaan 1956 diatur dan diperbarui oleh agen pemerintah, Departemen Urusan Perusahaan, akta tersebut menyediakan cara kerja yang luas yang disebut kitab akuntansi dan persyaratan untuk sebuah audit. Menurut akta, kitab akuntansi
  • Harus memberikan sudut pandang yang adil dan sebenarnya menyangkut status urusan perusahaan
  • Harus tetap pada basis akrual sesuai dengan sistem akuntansi pencatatan ganda.
            Akta ini mewajibkan neraca yang telah diaudit dan akun laba-rugi telah ditandatangani oleh jajaran direktur. Laporan tambahan direktur harus memuat status urusan perusahaan, ketetapan materinya, rekomendasi dividen, dan informasi penting lainnya guna memahami sifat bisnis perusahaan dan anak perusahaan.
            Ada 22 saham di India, yang paling tua adalah Mumbai (Bombay) bursa saham, didirikan pada tahun 1875 dan sekarang terdaftar lebih dari 6000 saham. Ketentuan agen yang mengawasi fungsi pasar pasar modal adalah Securities and Exchange Board of India (SEBI), agen departemen keuangan yang dibentuk tahun 1988 dan diberi kewenangan secara hukum tahun 1992. Pada garis besarnya, pembukuan dan pengungkapan kebutuhan bari perusahaan terdaftar sama dengan mereka yang ada di AS.
Pelaporan Keuangan
            Laporan keuangan terdiri atas neraca dua tahun, laporan laba-rugi, laporan arus kas, dan kebijakan akuntansi dan catatan. Perusahaan yang tidak terdaftar hanya perlu menyiapkan laporan intinya saja, akan tetapi bagi perusahaan yang terdaftar harus menyiapkan laporan gabungan dan laporan inti. Laporan keuangan harus menyajikan pandangan yang adil dan benar, namun tidak ada penolakan kebenaran dan keadilan selama mereka ada di kawaasan Britania Raya. Seperti yang dicatat di atas, akta perusahaan menghendaki bahwa laporan direktur menyertai laporan keuangan.
Pengukuran Akuntansi
            Anak perusahaan digabungkan ketika induk perusahaan memiliki saham lebih dari setengah kemampuan voting atau mengontrol pengaturan komposisi dewan direktur. Anak perusahaan mungkin dikesampingkan dari penggabungan jika kendali hanya sementara atau jika pembatasan jangka panjang untuk kemampuan anak perusahaan dalam mentransfer dana kepada induk perusahaan. Tidak ada standar pembukuan untuk penggabungan usaha, tetapi kebanyakan dari mereka dihitung sebagai pembelian. Akan tetapi, metode penyatuan bunga digunakan bagi perusahaan merger (disebut amalgamations). Goodwill berbeda di antara perhitungan yang ada dan hasil jumlah asset dan utang yang diperoleh. Penggabungan yang proporsional digunakan untuk kesatuan kendali gabungan (usaha gabungan/joint venture). Metode ekuitas digunakan pada akun afiliasi-terhadap entitas yang memiliki pengaruh yang signifikan namun bukan kendali.
Rangkuman Perbedaan Praktik Akuntansi
Faktor Pembeda
USA
Meksiko
Jepang
Cina
India
            PembelianPembelianKeduanyaPembelianKeduanyaGoodwillKapitalisasi dan uji penurunan nilaiKapitalisasi dan uji penurunan nilaiKapitalisasi, amortisasi, dan uji penurunan nilaiKapitalisasi dan uji penurunan nilai
Kapitalisasi, amortisasi, dan uji penurunan nilai
Asosiasi
Metode Ekuitas
Penilaian AsetHarga PerolehanPenyesuaian kisaran hargaHarga perolehanHarga perolehanHarga perolehan dan harga wajarBiaya depresiasiBerbasis ekonomiBerbasis ekonomiBerbasis pajakBerbasis ekonomiBerbasis ekonomiLIFObolehTidak dilarangbolehdilarangdilarangKemungkinan rugi
Diakui
Sewa pembiayaan
Dikapitalisasi
Pajak tangguhan
Diakui




Sumber :